FF: Super junior’s homestay in Indonesia part 6

Standar

Hari keempat…
“Annyeong…” Henry menyapa seisi rumah.
“Ni hao…” Zhoumi ikut menyapa.
“Waaaaah Henry, Zhoumi! Aku kangeeen…” Heenim langsung menyambut mereka di pintu masuk lalu meluk mereka bergantian sambil bercucuran air mata*lebay* Semua member suju yang tengah sarapan bubur ayam buatan Tania juga ikut menyambut Henry dan Zhoumi. Mereka baru tiba di Jakarta dan langsung mendapatkan perintah dari sang manager untuk ke rumah tempat semua member suju menginap.
“Btw anyway busway ini bener rumahnya? Kita pikir awalnya kita nyasar loh.”sahut Henry sambil mata + kepalanya muter kesana kemari.
“Masih mending lo pikir nyasar, lah kita pas pertama liat ni rumah dikira kita diculik dan disekap di gudang.” Sambung teukkie.
“Aman nih tinggal disini? kok aku ngerasa ga enak gitu.” Celetuk Zhoumi.
“Amaaan, tenang aja. Emang sih dari luar kayak gudang mau ambruk, tapi kita masih hidup.” Eunhyuk menyahut.
Zhoumi pasang tampang serius, lalu mukanya dimajuin, mendekat ke para member dan berkata dengan tampang yakin jaya, “Bukan itu maksudku. Maksudku itu aura-aura mistis kerasa banget.”
“Huhuhuhuhu….” Tiba-tiba terdengar suara aneh mirip suara kuntilanak didekat mereka. Wookie udah teriak aja, ga taunya itu suaranya Kyu yang isengnya kumat.
“AH jangan nakut-nakutin gitu deh, Zhoumi-ah.” Siwon ketakutan.
“Aku ga nakutin, won. Beneran, suasananya rada aneh.” Mukanya Zhoumi mendekat ke muka Siwon. Siwon meringis.
“Alah kalian ga tau aja, dirumah ini ada yang lebih menakutkan daripada setan.” Celetuk Heechul.
Henry dan Zhoumi bertanya berbarengan “Apaan tuh? *gayanya jaja miharja*”
“Yang punya rumah.” Jawab Sungmin dengan nada suara mantap.
“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!”
Semua tersentak kaget, apalagi Yesung. Hampir aja dia jantungan. Yesung Cuma bisa ngelus dada. Eunhyuk sama wookie latah ikut tereak. Tania yang dari tadi di dapur ga nyadar akan kedatangan dua cowok cute itu dan langsung teriak pas ngeliat mereka.
“HENRY!!! KYAAAA…” Tania langsung meluk Henry, lalu beralih melukkin Zhoumi. “ZHOUMI!!! KYAAA…”
Heechul latah juga. “KYAAAA!!! HENRY! ZHOUMI! *lho?*”
Henry senyum-senyum bingung sambil ngelirik ke Siwon. “Ini yang punya rumah?”
“Iye. Serem kan?” tanya Kangin.
“Serem darimana, cewek aigyo gini kok.” Sahut Zhoumi yang bikin Tania tambah menggelepar termehek-mehek.
“Iya, sereman heechul hyung malah.” Celetuk evil kyu. Hampir aja kepalanya kena lemparan guci sama Heenim, tapi kyu masih berumur panjang.
“Ah kalian pasti capek kan perjalanan dari china ke jakarta? Ayo makaaaan…” Tania menggandeng Henry ditangan kiri dan Zhoumi di tangan kanannya, menyeret mereka berdua ke meja makan. Henry yang awalnya nyicipin dikit buburnya malah ketagihan. Zhoumi juga.
“Waah enak banget nih Tania ssi, makanan indonesia kan?” tanya Henry.
“Iya! Ini makanan asli Indonesia. Silahkan makan yang banyak.” Tania tersenyum semanis-manisnya. Heechul mencibir Tania, Tania dikatain sok imut.
Tania sampai termangu melihat Henry dan Zhoumi makan dengan lahap. “Waaah… kalian lagi makan aja ganteng banget ya.”
Henry tersenyum kecil. “Xie xie.”
“Wah kita ga dibilang ganteng sama dia tuh hyung!” Donghae ribut.
“Iya! Kita ga dipuji-puji kayak mereka!” Kangin sirik.
“Aku ngefans banget lho sama kalian, apalagi Henry oppa. Udah cute, jago main biola pula. Aku paling ngefans sama oppa!” Tania henri*heboh ndiri*. Henry Cuma senyum aja. Gege cemberut. “Hei yodongsaeng, kamu bilang kemarin kamu paling ngefans sama aku!”
Tania ga menggubris Gege, sibuk terkagum-kagum sama Henry. Gege tambah cemberut. “Kemaren bilangnya paling ngefans sama gue, sekarang ngomong yang sama juga ke Henry. Dasar. Dia mirip banget sama lu, Kyu. Ngomong disini sama, ngomong disitu juga sama. Ngomong Sungmin punya lo, tapi juga ngomong Kangin punya lo.”
Kyu Cuma ketawa ngakak. “Cemburu nih yee…”
“Aku boleh pinjem biolanya sebentar ga oppa?” Tania melirik tas biola yang berdiri dengan manis di sebelah kopernya henry.
“Hah?emangnya kamu bisa main biola?”
“Waktu kecil pernah kursus sebentar. Boleh kan?” Tania pasang puppy eyes yang bikin Henry ga tega.
Karena dibolehin, langsung deh Tania menyambar itu tas biola. “Waaaaah biolanya keren banget! Waaaaaah aku bisa pingsan nih bisa megang biolanya punya Henry! KYAAAAA!!!” lagi-lagi dia heboh sendiri.
“Dia otaknya rada-rada ya hyung?” tanya Zhoumi.
“Ya gitu deh.” Jawab Kangin.
Tiba-tiba sebuah suara indah mengalun dari biolanya Henry, memainkan karya Beethoven yang berjudul ‘spring’. Semua cengo. Kibum aja sampe berhenti makan buburnya, sendoknya mandek di depan mukanya. Potongan ayam dari mulutnya Teukkie sampe jatoh karena sangking lebarnya dia mangap. Heechul gigit jari, sementara mulutnya Donghae ga berenti membentuk huruf O besar.
Biola berhenti mengalun. “Waaah udah lama banget aku ga mainin lagu ini, terakhir aku main lagu ini 7 taun yang lalu” Ucap Tania sambil memandangi biolanya Henry.
“Kamu terakhir mainin lagu ini 7 taun yang lalu?!” Henry cengo. “Waaaaah kamu berbakat banget, Tania ssi.” Henry bertepuk tangan. Siwon standing applause.
“Hehehe… kamsahamnida…” Tania nyengir kambing. Pipinya udah merah banget semerah tomat busuk karena dipuji sama Henry *emangnya tomat busuk warnanya merah?*
“Kamu berbakat banget. Harusnya kamu masuk sekolah musik.” Komen Wookie.
Tania menunduk lesu. “Yaaah pengennya sih gitu. Aku berharap banget bisa masuk Seoul university of arts.”
“Dengan kemampuan kamu yang segitu sih kamu pasti masuk!” Seru Umin yang juga mahasiswa Seoul university of arts dengan menggebu-gebu.
“Duitnya?”
“Gampang, minta aja sama wonwon.” Celetuk Kangin ngawur. Siwon melotot.
“TANIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!! Jongmal mianhae onnie baru dateng sekarang, maklum sibuk banget. Kamu udah sembuh kan?”
Tiba-tiba ada suara kencang dari pintu masuk. Sesosok cewek yang teriak tadi berdiri mematung di pintu dapur.
“Ah Chacha onnie dateng juga.” Tania menyambut Chacha, temennya dia yang umurnya lebih tua dari dia.
“Ngg…Tan, kamu nemu ini rombongan cowok-cowok dari mana? Nemu di glodok ya? Mukanya mirip sama anak suju semua.”Chacha bertanya dengan suara agak berbisik. Telunjuknya menunjuk semua anak suju satu persatu.
“Idiiih masa aku nemu di glodok sih?!”
“Terus? Di mangga dua?”
Tania garuk-garuk kepala. Bukan karena pegel, tapi karena belom keramas 3 hari. “Ini beneran suju, onnie. Mereka udah tinggal disini 4 hari. Itu Henry oppa sama Zhoumi oppa baru dateng.” Tania menunjuk ke Henry dan Zhoumi. Yang ditunjuk melambaikan tangan.
“JADI…JADI…” Chacha gelagapan.
“Iya. Mereka super junior.”
“Annyeong haseyo. Super Junior imnida.” Seru mereka kompak.
“GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!”
Chacha teriak lebih ekstrim+kenceng pula. Dia langsung melukkin Sungmin, terus teriak, “SUNGMIN!!! GYAAAAAA!!!” lalu ganti melukkin Heechul, “HEECHUL!!!GYAAAAAAA!!!” terus ganti ke Siwon, Donghae, Eunhyuk, Kibum, semuanya. Setiap melukkin pasti dia teriak kenceng, dan setiap member suju yang dipelukkin pasti nutup kuping, mencegah kerusakan permanen di kuping mereka.
“Wah satu spesies sama Tania nih.” Kata Kangin sambil nyongkel kupingnya.
“Ho oh.” Sahut Gege.
Habis puas melukkin mereka satu-satu, Chacha nyamperin Tania. Bukan mau meluk, tapi malah mencekik Tania. “DASAR YE! Ternyata suju kamu umpetin disini! semua ELF heboh tau! ga bilang-bilang onnie pula!”
“Hoekk…uhuk uhuk… kan aku udah minta onnie kerumah dari tiga hari yang lalu, tapi onnie kan sibuk uhuk uhuk…” jelas Tania dengan susah payah.
“Emang iya? Eh iya ya hehehe…mianhae onnie lupa.” Tania melepaskan cekikannya dari Tania. Tania cemberut, bibirnya maju 5 cm, diukur sama Wookie pake penggaris *???*.
Chacha terus nyelonong aja duduk di samping Zhoumi. “Annyeong haseyo, jonen Chacha imnida, Tania chinggu.” Chacha menunduk, memberi salam.
“Annyeong haseyo…” balas semuanya.
“Aku juga seorang ELF dan aku ngefaaaans banget sama kalian!” Chacha nyerocos pake bahasa Korea. Semua bengong.
“Wah bisa bahasa Korea juga dia.” Celetuk Minnie heran sambil bisik-bisik.
“Iya. Aku heran tampang ni cewek dua tampangnya arab gitu tapi bahasa Koreanya lancar bener.” Tambah hyukkie.
“Hoy Hyuk jae, kamu lupa kalo kita itu menang polling boyband yang paling ngetop di Arab, jadi ya wajar-wajar aja kalo mereka bisa bahasa kita. *ga nyambung*” sambung Leeteuk sambil senderan.
Eunhyuk n Sungmin ngangguk berbarengan. “Iya yah.”
“Kalian ternyata aslinya lebih ganteeeeng… duh lututku lemes nih. Kepalaku kok pusing gini ya, Tan? Kayaknya aku mau pingsan.” Kata Chacha sambil megangin kepalanya.
“Jangan pingsan disini onnie. Aku ga punya duit buat bawa onnie kerumah sakit.” Celetuk Tania ngawur sambilmenyuapkan sesendok bubur ke mulutnya.
“Tania ssi, hari ini kita semua dirumah lagi? Jalan-jalan dong. Muter-muterin kota Jakarta gitu.” Kyuhyun nyeletuk.
Shindong ikutan speak-speak. “Iya. Aku bosen dirumah mulu. Kita kan homestay, mestinya kita belajar banyak tentang kebudayaan Indonesia.”
Tania berdiri. “Tenaaang, tenang. Hari ini aku memang berniat mengajak para oppa semua keluar rumah. Kita belajar tentang kebudayaan Indonesia lebih banyak lagi. Kita ke Taman Mini Indonesia Indaaaaah!” Tania mengepalkan tangan ke udara.
“Hah? Taman mini? Ngapain kita ke taman doang? Kecil pula.” Donghae bingung.
“Maksudnya itu Taman mini ntu pasti taman pariwisata yang isinya tentang kebudayaan, dodol. Bener ga yodongsaeng?” Kangin sok pinter sambil menaikkan satu alisnya, ciri Khasnya dia.
“Ne, 100 buat oppa!”
“Horeee…” Kangin tepuk tangan.
“AKU IKUUUT!” Chacha mengangkat telunjuknya tinggi-tinggi.
“Ya onnie ikut dong, onnie bakal bantuin aku jadi tour guide.” Kata Tania sambil menggandeng tangannya Chacha onnie.
Heechul berkacak pinggang. “Gue ga mau ikut!”
Gege menoleh ke Heenim. “Wae?”
“Nanti pasti gue dikerjain lagi.” Celetuknya sambil cemberut.
“Idiiiih sentimen banget sih, adjussi. Aku ga bakal ngerjain adjussi lagi kok.” Tania tersenyum semanis-manisnya.
Heechul melotot. “What? Adjussi? Lo pikir gue udah tua?”
“Emang udah tua.” Celetuk Kyu yang langsung ngibrit menghindari timpukkan sendok dari heenim.
“NAAAAH AYO KITA BERANGKAT!” Tania mengangkat tangannya tinggi-tinggi, diikuti sama semua member*kecuali Heenim yang mesti diseret sama Gege masuk ke dalem bis*. Sementara Chacha masih amazed, masih ngerasa ngambang antara sadar apa ga bisa ngeliat langsung 15 cowok cute ini.

TO BE CONTINUED
Gimana acara jalan-jalan mereka ke TMII? Baca part 7!!! Yeaaaaah!!!! *super heboh*
NB: gimana chacha onnie? Keren ga? Ga terlalu hiperbola kan kata2nya? Apa terlalu hiperbola jangan2? Hehehe…

10 responses »

  1. hwkwkwkkwkw…onnie emg asli heboh gituuuu…ap lg duduk sebelah zhoumi…KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA….. MAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU….*mudah2an bs ketemu beneraaaaan*
    onnie sampe ketawa2 bacanya *sampe kena jitak kakak gr2 ketawa kenceng bgt*
    lanjutin ya say…g sabar pgn baca lanjutannya…bnr2 rahat bgt…*lanjut jalan2nya yuuk mau peluk zhoumi n kibum n jailin heechul n sungmin…heheheheh*

  2. hwaaaaaa….mau mau mauuu…g sabar nich pgn jln2 am suju n peluk zhoumiii (ngarep jdan am zhoumi….) trz2 gandeng kibum (bayanginnya bt teriak2 aj nich)…heechul sungmin…aaaaaaaaaahhhhhhhh histeriiiiiiiiiiiiiiisssssssssssss….hehehheheh
    next part jgn lama2 ya say…g sabaaaaar *di getok jasmin #emgnya gampang ap bt ff*…hehehhehehe

  3. artikel nya bagus bos… lamkenal sekalian mau titip ini

    cari recehan di internet itu tidak sesulit yang kita bayangkan….

    cara jitu cari Rp 1000,-/hari.. visit DISINI

    tuan rumah matur tangkiu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s