FF: Super junior’s homestay in Indonesia part 10(END)

Standar

Hari H…
Hari yang ditunggu-tunggu semua ELF tiba. Konser super show 3!!! *tepuk tangan*. Rombongan ELF dari sabang sampai merauke udah tiba di tempat konser, yaitu tennis indoor senayan (ceritanya). Puluhan bis yang mengangkut semua ELF berjejer sampai membuat kemacetan di KM 16 *lho? Ini senayan apa jalan tol?*. Semua ELF kompakkan pake baju warna biu, kebanyakan warna biru sapphire. Yang ga ada juga pake warna biru yang lain, seperti biru muda, biru tua, biru laut, sampe biru telor asin. Semua membawa poster dan spanduk yang gedenya sealaihim gambreng, balon warna biru saphire, light stick biru sapphire, dan atribut lain. Orang-orang sekitar yang ga paham sih dikiranya lagi ada pertandingan Indonesia vs brazil. Senayan dari malamnya aja udah rame. Bahkan banyak banget yang rela menginap di sana. Ada yang tidur di mobil, ada juga yang tidur di aspal *Emangnya polisi tidur?!*. Semangat para ELF emang hebat banget, demi ketemu yoebu kita bersama hehehe… sementara mereka yang ga kebagian tiket pada berduka cita, semua pada garuk-garuk aspal n koprol sana sini *???*.
Sementara itu pagi harinya di rumah si biang kerok…
Semuanya udah siap untuk berangkat. Mereka didandani dan memakai kostum untuk panggung di rumah Tania untuk menghemat waktu. Rombongan stylist itu didatangkan sama manager SUJU yang baru muncul. Tania hari itu dandan sekeren mungkin, rambut panjang lurusnya di bikin gelombang-gelombang diujungnya sampai-sampai tampang biang kerok + tukang malak + tukang iseng + melarat ga keliatan dari dandanannya hari ini. Apakah Tania sekarang modal untuk tampil gaya kali ini? Ga sih, orang bajunya juga punyanya Chacha, curling ironnya juga *jiaaaaaaah*. Chacha juga ga kalah heboh. Sebelum si Jalu, ayam punya pak Rt berkokok Chacha udah nongol di rumah Tania sambil bawa kentungan poskamling *mu ngeronda kali ya… author: kabuuur…chacha onnie uda siap-siap nimpukin sendal*
“MANAGER HYUUUUUNG…” Leeteuk menyambut sang manager yang baru tiba.
Semua anak suju menyambut sang manager dengan penuh sukacita. Heechul rada ngambeg sih karena menurutnya sang manager menelantarkan mereka ke tempat terasingkan, tak terawat plus ketemu sama tuan rumahnya yang ga kalah ngaconya dari rumahnya. Tania bertingkah sopan sesopan-sopannya sama sang manager, dengan pasang tampang andalannya seperti biasa.
“Gara-gara manager hyung yang udah menelantarkan kita, makanya kita jadi begini.” Kata Heechul jutek.
“Emangnya kalian jadi kenapa?”
“Manager hyung ga liat nih aku jadi begini?!” Heechul berkacak pinggang. Manager memperhatikan Heechul dari kaki sampe kepala. Ga ada yang berubah. Heechul emang udah aneh dari sononya.
“Ini lho manager hyung, tuan rumah disini itu aneh. Kita dikerjain mulu.” Jelas Donghae.
“Sinca? Mana orangnya?” Manager ngegoyangin kepalanya kesana kemari ala tina toon.
Gege heran. “Loh, bukannya manager pernah ketemu dia?katanya Tania ssi dia ketemu manager waktu nganterin koper-koper kita kesini.”
Manager menggelengkan kepalanya sok imut. “Ga, yang nganterin koper itu asistennya hyung.”
“Yee… terus manager selama ini kemana aja? Seminggu ga nengokin kita.” Tanya Kangin.
“Jalan-jalan. Tau ga seeeh selama seminggu ini nih ya, hyung berkeliling kota Jakarta. Hyung ke Ancol, Dufan, bla bla bla syalalalala…..” sang manager malah memberikan penjelasan mendetail tentang kemana aja dia selama seminggu ini. Sang manager tampaknya jatuh cinta juga sama indonesia. Cara ngomongnya juga jadi gaol gimanaaa getoh.
“Manager! Sungguh aku tak menyangka kau berbuat begitu. Sungguh teganya dirimu teganya teganya teganya…” Yesung pasang muka sedih dan merana sambil nyanyi lagunya meggy Z. Kayaknya dia masih menghayati peran terdzolimi emaknya malin kundang.
“Yee… jangan salah kita juga jalan-jalan! Iya ga para dongsaeng?” teriak Heechul ke semuanya.
“Neeeeeee…” koor, termasuk Teukkie.
“Lu ngapain dah ikutan aja? Kan gue bilangnya dongsaeng.” Celetuk Heenim.
“Idih, mang napa sih sekali-sekali gue mau ngerasa awet muda juga.” Balas Teukkie jutek.
Siwon bisik-bisik ke Heechul. “Iyain aja, biar cepet.”
“Masa? Kemana aja?” tanya managernya sambil pasang tampang sok.
“Nih ya, kita ke monas, monumen-nya Jakarta. udah gitu kita ke taman mini indonesia indah, yang isinya semua rumah adat diseluruh Indonesia yang Jauh lebih asik daripada ancol!” kata Eunhyuk berapi-api *kebakar donk?, dia ga mau kalah. Dia juga nyebutin kata ‘ancol’ dengan nada yakin jaya, padahal mana tau dia ancol itu apa.
“Sinca? Ah enakkan ancol kali. Suasananya indah, hyung bahkan masih bisa merasakan semilir angin di pantai itu.” Manager mengangkat kedua tangannya, lalu berputar-putar gaje.
Kyu langsung bisik-bisik sama Kibum. “Psssst… Manager jadi aneh gitu hyung.”
“Pssstt…. Au tuh, pake muter-muter segala. Serasa kayak titanic kali dia.”
“Psssttt… iya tuh, ksian ya.” Sungmin ikutan.
Tiba-tiba Tania muncul dari dalam rumah, udah dandan keren. “Annyeong haseyo, jonen Tania imnida. Oso oseyo.” Sapanya sambil menunduk.
“Ah, annyong haseyo. Kamsahamnida.” Manager ikut memberi salam dengan mulut menganga.
“Yaaah… kena deh.” Keluh Shindong.
“Inget anak bini dirumah, hyung…” celetuk Gege.
“Manager sama payahnya sama Henry n Zhoumi.” Kata teukkie sambil geleng-geleng kepala. Prihatin karena reaksinya Henry n Zhoumi pas pertama kali datang ke rumah ini sama kayak manager.
“Enak aja!” Seru Henry n Zhoumi berbarengan.
Mereka akhirnya masuk kedalam. Anak suju mulai didandani dan memakai outfit masing-masing. Tania mengobrol sama Manager, yang tambah terpesona sama ‘image’ cute Tania. Kalo dia ngeliat Tania sehari-hari yang rambutnya kaya orang suku anak dalam pasti dia ilfeel. Chacha bengong sambil duduk, ngeliatin member suju yang lagi didandanin. Mulutnya menganga, matanya sayu. Ga, Chacha ga ngantuk. Dia Cuma masih ga percaya sama apa yang dilihatnya sekarang ini.
“Aduh hyung, bajunya kesempitan nih.” Kata Shindong sambil ngelepasin jas yang rada kesempitan sama dia.
“Ahh udah biasa.” Manager cuek bebek.
“Manager hyung, baju aku juga kesempitan.” Kangin ikut komplain sama bajunya.
“Ahh udah biasa.” Manager cuek soang.
“Manager…baju aku juga nih, rada sempit di pinggang.” Siwon ikut teriak.
“Haah? Tumben…” kata manager. Biarpun emang tumben sih siwonnie berat badannya naek sampe bajunya sempit gitu. Manager tetep pasang tampang lempeng…
“MWO?! KAMU MENGGENDUT?!” perubahan yang amat cepat dari sang manager. Langsung dia nyamperin siwon dengan panik. “Otot perutnya masih ada kan?! ga ilang kan?! teuk-ah, donghae-ah, sungmin-ah, eunhyuk-ah?!”
Teukkie, donghae,minnie n hyukkie mengangguk bingung.
“Ilang manager hyung, otot perutnya Siwon nyebur di laut. Ya masih ada lah! Namanya otot perut ya adanya di perut.” Celetuk Heenim sinis.
Manager bernafas lega. “Haaah dikira ilang. Kalian emang keliatan lebih subur seminggu ini. Kok bisa?”
“Disini kita makan mulu hyung, makanannya yang berlemak mulu tapi enaaak…” kata Shindong sambil mengusap perutnya.
“Waduuh hamil berapa bulan bu? *lho*” Eunhyuk ikut mengelus perut Shindong.
Wookie nyamperin manager dengan langkah mengendap-endap. Ga, wookie ga mau maling dompetnya manager kok. “Ngg… manager…”
Manager menoleh. “ne?”
“Bajuku juga agak sempit.” Kata Wookie dengan hati-hati.
“UAPAAAAA?! KAMU JUGA GENDUTAN?! MAKAN APA SIH KALIAN? SEKARANG UDAH MAU KONSER!!!” manager kumat stresnya. Dia sibuk megangin kepalanya yang dirasa pusing padahal ga. Managernya rada-rada lebay.
“Kita makan buanyak banget, hyung. Kita makan nasi uduk, nasi padang, nasi goreng, sop buntut, rawon, dendeng balado, lontong sayur, banyak deh.” Jelas Kyu panjang lebar. Sekalian pamer kalo ingatannya itu tajam setajam silet.
“Wuiiih apal bener…” Siwon tepuk tangan, kagum.
“Aku gitu…” langsung deh Kyu dipuji dikit langsung ngeluarin senyuman mautnya *GYAAAAA… author kumat*
“Eh eh hyung juga makan banyak di jakarta. Kemarin hyung makan bebek goreng!” manager ga mau kalah sama para namdongsaengnya.
“Jiaaaaah bebek mah udah biasa…” celetuk Yesung.
“Naaah hyung juga makan ayam bakar!” masih ga mau kalah.
“Yaaaah ayam bakar juga di korea banyak.” Cibir Donghae.
Manager panik. “Tapi kan ini ayam bakar khas jakarta, beda sama ditempat lain!” *apa bedanya?*
Perdebatan terus bermunculan, sampe-sampe asistennya manager dikacangin. “Ngg…manager. Chusuamnida kita harus segera berangkat untuk check sound di tempat konser.” Jelas si asisten.
“Ah, oh mian. Uhuk uhuk.” Manager sok-sok batuk. “Ayo kita berangkat sekarang.”
“UOOOOO!” semua mengangkat tangan penuh semangat. Mereka berbondong-bondong ke dalam bis(kali ini bis resmi Super Junior). Chacha, Tania n Farant ga naik bis yang sama, takut dicincang, digilas, diinjek, dimutilasi *super ekstrim* sama ELF kalo mereka ngeliat ada cewek indonesia turun dari bis yang sama.
Sesampainya di Senayan…
Seratus juta masyarakat indonesia numplek di Senayan *authornya lebay bener ya* jalanan hampir ga terlihat lagi sangking banyaknya manusia, bahkan lebih rame dari acara 100 tahun kebangkitan nasional beberapa taun yang lalu di senayan, bahkan juga lebih rame dari pertandingan persija vs persebaya, Indonesia vs uruguay, bonek vs arema *loh?*. Semua ELF mengerahkan kekuatan untuk bertemu para suami mereka! hidup ELF!!! YEAAAAAH! *Author kumat*
Bis berjalan lambat ketika hampir sampai di tenis indor senayan. Bis bahkan hampir ga bisa jalan sama sekali.
“Gilaaaa… rame banget?!” Donghae terpana, matanya terus ngeliatin kearah luar.
“Pada ngapain mereka? Mau ada demo ke pemerintah ya? *ngaco deh si Shindong*.
“Wuidiiii lebih rame dari kita super show ke thailand, malaysia, china…” komen Sungmin dengan amazed.
“Ckckck… banyak banget ELFnya. Aku jadi semangat!” seru Gege.
Heenim berdiri dari kursinya lalu berpose ala supermodel. “Itu karena mereka ga sabar menantikan penampilan gue.”
Ga ada yang menggubris.
“Oooh ELF kalian sungguh menanti kedatangan kami selama bertahun-tahun… kami akan memberikan yang terbaik untuk kalian…” kata Teukkie teukkie leeteuk sambil bercucuran air mata *author ikut terharu*
“Iya hyung.” Wookie juga ikut terharu.
Semua member Suju bener-bener terkesan sama semangat para ELF indonesia ini. Mereka bener-bener ga nyangka bakal serame ini. Para ELF juga kompakkan pake baju warna biru yang ngebikin member Suju tambah berkesan. Ini pertama kalinya mereka ke Indonesia dan kaget banget sama semangat para ELF Indonesia. Kangin tambah happy pas ngeliat para ELF yang cantik-cantik *author said: kayak gue gitu…bletak! Dijitak readers* Kyu hari ini bahkan ga main PSP, sibuk menghapal isi catatan dari Tania yang bakal mereka baca di atas panggung untuk menyapa para ELF. Siwon, Yesung, Eunhyuk, Zhoumi n Henry juga sibuk menghapal catatan mereka masing-masing.
Setelah mengalami kemacetan ala jalan tol, bis akhirnya mulai mendekat di tempat konser. Elf langsung sadar itu bis yang ditumpangin sama Suju. “GYAAAAAAAAAAAAAAAA SUPER JUNIOOOOOOOOR!!!”
Satu ELF tereak, semua ikut tereak dengan pitch suara yang sama. Semua mengejar bis sampai bisnya berhenti. Dan turunlah para Oppa yang berkharisma, super cute and fashionable look, good looking, n sangat amat keren turun dari bis satu persatu dimulai dari Kibum *dengan die, eh killer smile-nya*, Eunhyuk *cewek-cewek sampe menganga lebar karena senyuman super cute-nya Hyukkie*, Donghae *senyuman yang bikin melting*, Sungmin * bikin cewek-cewek histeris*, kyuhyun *dengan senyum malu-malunya*, Shindong *nyengir lebar sambil melambaikan tangan*, Kangin *sukses ngebikin beberapa ELF pingsan karena dia mengedipkan mata ke mereka*, Siwon *lagi-lagi tersenyum cool, bikin ELF terek-tereak*, gege *tawa renyah yang bikin semua histeris kayak lagi kesetrum listrik*, Wookie *senyuman manisnya yang super cute*, Yesung *senyum berkharisma*, Leeteuk *tawa yang bersahabat*, Zhoumi *lambaian tangan yang bikin bapak sekuriti mengalami cacat pendengaran permanen*, Henry * senyuman di pipi chubby super duper cute-nya* dan Heechul dengan tampilan se-elegan mungkin yang bikin cewek-cewek bengong karena amazing ternyata Heechul aslinya memang pria berwajah cantik bahkan lebih cantik dari mereka-mereka *whusss… author ngabur takut dicemplungin ke sumur sama chullie fans*. Suasananya persis kayak kesurupan masal. Sekuriti ampe kewalahan menghadapi para ELF yang lagi sinting masal. Sampe-sampe para sekuriti yang kena getahnya kayak ditonjok, dicubit, diinjek, dan sebagainya *sungguh kasihan*
Masih ada waktu dua jam sebelum konser. Disaat para member sedang check sound, latihan koreo dan Henry lagi menyetel biolanya, Tania, Chacha dan Farant baru tiba. Mereka diperbolehkan ke backstage. Semua terkagum-kagum sama suasana belakang panggung yang full sama properti konser dan wardrobe yang keren-keren.
“Wuaaaah… aku belom pernah ke belakang panggung kayak gini onnie!” Tania norak.
“Emangnya kamu pernah nonton konser seumur hidup?” tanya Chacha.
“Ga.”
Gubrak. “Dasaaarr… jangan norak gitu dong Tan. Malu ah.” Bisik Chacha.
“Iya…”
“WUAAAAH LIAT DEH TAN PANGGUNGNYA KEREN BANGET!” ternyata Chacha lebih norak dari Tania.
“Iya ya onnie. Ga pernah nih ada panggung konser sekeren ini.” Tania ikut berdecak kagum.
“Tania ssi, Chacha ssi.” Siwon yang udah giliran check sound menghampiri tania n chacha yang lagi norak banget. Si Farant kemana? Farant malah nyamperin Kyu n mereka main PSP lagi. *udah kaya anak angkatnya kyu aja*
“Siwon oppa! Makasih banget ya kita dibolehin nonton tanpa tiket.” Kata Chacha malu-malu.
“Sama-sama. Lagian kan kalian tour guide kami, jadi jangan dipikirin.” Ucap Siwon. Tania n chacha sih ga bakal mikirin, dalam hatinya mereka sih emang ngarep bisa nonton tanpa tiket.
“Ngg… oh iya aku lupa. Ini ada kalimat tambahan yang harus kalian ucapkan nanti.” Tania merogoh isi tasnya, mengeluarkan sepucuk kertas yang dilipat rapi.
“Itu apa?” tanya Kangin yang baru ikut nimbrung.
“Cuma kalimat tambahan yang isinya ucapan terimakasih ke ELF. Ingat ya, mesti dibaca!” pesan Tania dengan tampang serius.
Siwon bengong, tapi mengiyakan juga. “Arassoeyo.”
Satu jam sebelum konser, pintu masuk sudah dibuka. ELF berbondong-bondong masuk ke dalam sambil dorong-dorongan, injek-injekan *seremmm…* ga kok, ELF cinta damai! World peace! *author ngarep dijadiin duta perdamaian dunia ckckck*
Satu jam kemudian, lampu sorot yang bertebaran di sekeliling ruangan konser dimatikan. Penonton histeris. Layar super besar di atas panggung menyala, memutar video singkat yang menampangkan kegantengan anak-anak suju. Penonton lebih histeris lagi. Ketika member suju muncul di panggung ngebawain lagu TWINS langsung deh suasana menggila. GYAAAAAAAAA… Tania dan Chacha udah kayak orang gila, ikut teriak-teriak histeris. Baru aja mereka muncul, tim medis udah ngegotong beberapa ELF yang pingsan karena ngeliat suju muncul, bukan karena diinjek-injek. Suasana tambah rame ketika mereka ngebawain lagu DON’T DON. Semua tampil keren, Henry juga sukses banget bikin ELF jerit jerit kayak lagi dipatok ular. Semua ELF kompakkan pake lightstick dan balon, sambil ikut nyanyi bareng.
“HALO INDONESIAAAAA!” Teukkie menyapa semua ELF sambil melambaikan tangan. Cewek-cewek makin menggila.
“ANNYEONG HASEYO!” sapa Heechul.
“Kami semua sangat senang bisa bertemu semuaa ELF Indonesia.” Kata Teukkie dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar.
“Kamii harap..mmm kalian semuaa,ngg senang dengan penampilan kami.” Ucap Kangin, agak macet-macet dikit ngomongnya. Mereka semua cukup lancar mempraktekkan ajaran Tania n Chacha dengan baik.
Setelah itu lampu kembali mati, dan mereka kembali dengan lagu U, kembali ada yang pingsan, asma mendandak sampe ayannya kumat *wuiiih* bahkan ada yang dibawa ke RSJ, ke dokter THT, ke dokter mata *pada ngapain mereka?*. Ada yang menangis terharu *seperti author yang bakal nangis darah kalo suju ke indonesia*. Suju KRY tampil ngebawain lagu-lagu hit mereka, semuanya kehanyut banjir*?*. Suju-T juga ngebuat seisi istora senayan joget-joget dengan lagu ROKKUGO, plus suju-M yang cihuyyyyy tampil keren pas nyanyi SUPER GIRL. Suju-H juga bikin semua loncat-loncat dengan lagu COOKING-COOKING n PAJAMA PARTY. Suasana menggila. Apalagi member suju mulai berpencar ke sisi penonton yang lain pas nyanyi lagu MIRACLE n HAPPINESS. Semua gemes mau foto bareng, minta salaman, minta tanda tangan, mau nyubit pipi mereka, sampe mau diculik mau diumpetin di rumah masing-masing *author juga pengen wkwkwkk* Para wartawan yang sibuk motret didepan stage pun ikutan joget. Heechul tampil nyentrik banget di atas panggung, berpenampilan ala lady gaga kayak sushow 3 di korea sambil ngebawa-bawa tulisan ‘colek aku dong’ buatan Tania yang sempet bikin dia ngamuk berat di Monas waktu itu, eh malah dibawa-bawa ke atas panggung. Kangin juga ga mau kalah, dia ngebawa-bawa tulisan ‘saya gendut’ hasil karya Tania tapi tulisan gendutnya disilang n diganti tulisan ‘ganteng’ tulisannya Farant *disuruh sama Kangin*.
Konser terus berlanjut, lagu demi lagu. Lagu MARRY YOU kompakkan dinyanyiin semua ELF. ELF juga kompakkan teriak “SUPER JUNIOR! SINCA SARANGHAEYO!” yang bikin semua member terharu. ELF juga seneng banget karena Kangin, Kibum n Hangeng bisa ikutan tampil. Semua happy karena ketigabelas member bisa ngumpul lagi, terutama gege yang masih bermasalah sama SM tapi tetep bisa ikutan. Cewek-cewek makin kumat penyakit ayannya pas Suju nyanyi lagu SORRY-SORRY dilanjutin sama BONAMANA lengkap dengan kostum manggungnya mereka yang ‘u can see’. Perut kotak-kotaknya mereka itu loh ga nahaaaaaaan *author mulai gila* mana umin, teukkie, siwon, hae, hyukkie, semuanya tampil seksi banget yang bikin ELF apalagi yang dibarisan depan megap-megap kehabisan nafas *bahasanya lebay nih author* dilanjutkan dengan lagu NO OTHER yang dibawain dengan so sweet-nya sama mereka menjadi lagu terakhir di sushow 3. ELF puas banget mata mereka dimanjain sama cowo-cowo cute selama berjam-jam lamanya, GYAAAAAAA*author ikutan sinting*.
“Ngg… khami ingin… berterimakasih kepadaa… ngg Tania dan chacha yang cantik-cantik karena selama seminggu ini…ngg… menemani khamii di jakarta. Terima kasih banyak.” Siwon berkata di atas panggung sebelum mereka menyanyikan lagu NO OTHER dengan bahasa indonesia yang terbata-bata yang bikin ELF cengo. Siwon ga mengungkapkan isi hatinya. Dia Cuma ngebaca isi kertas yang disuru Tania n Chacha untuk baca isi kertas itu diatas panggung. Siwon mana ngerti isi tulisannya. Chacha sama Tania nyengir-nyengir seneng di antara penonton. Mereka ga merhatiin kalo tampang ELF udah berubah garang. Bener-bener senjata makan tuan. Niat mau pamer malah udah bosen idup.
“Wah sapa tuh tania n chacha?”
“Mereka ELF juga?”
“Jangan-jangan mereka yang ngebawa kabur suami-suami kita?”
“Waaah…” seorang cewek langsung ngegulung lengan bajunya. “Cari ribut itu mereka!”
“Iya! Wah jangan-jangan mereka udah nyembunyiin suju selama seminggu ini!”
“Iiih siwon oppa pake bilang cantik segala! Ga relaaaa!” *ga tau aja ni cewek kalo siwon Cuma ngebacain apa yang ditulis dua biang kerok itu*
“Pokoknya ELF yang bernama Tania dan Chacha harus dibasmi!”
“Kita siap-siap panahan!” *emangnya mau main panahan?”
“Jangan! kita siap-siap cangkul n sekop!” *emangnya mau nyangkul?*
“Kita siapin celurit, pentungan dan pisau!” *kali ini yang ekstrim*
Bener-bener cari mati ini cewek dua. Mereka ga tau nasib apa yang bakal menimpa mereka. Iseng ga kira-kira sih. Bisa dibayangkan kalo keesokan harinya sebuah pesan sudah terpampang di semua situs super junior di Indonesia. Tulisannya : “WANTED. Bagi yang menemukan ELF bernama Tania dan Chacha harap langsung timpukkin aja pake segala sesuatu yang ada disekitar anda, entah sendal, tong sampah dan sebagainya.”

Di belakang panggung setelah konser selesai…
“Waaah keren banget oppa-oppa. Ini konser terkeren seumur hidupku!” Tania heboh.
“Emangnya seumur hidup pernah ngeliat konser selain sushow?” tanya Yesung, bener-bener pertanyaan yang bikin Tania K.O.
“Duuuh…hari ini aku pasti ga bisa tidur… huhuhu.. impianku tercapai!” celetuk chacha sambil ngerangkul Zhoumi.
“Aku juga…” Tania ikut-ikutan ngerangkul gege. Gege nyengir ramah seperti biasa.
“Oh iya Tania ssi, kami punya kabar baik untukmu.” Kata Siwon sambil nyamperin Tania.
“Mwo?”
Kangin nongol disebelah Siwon. “Kami harap kamu mau melanjutkan sekolah di Korea.”
Tania merasakan rahangnya jatuh ke bawah. “Heh?”
‘Iya. Kamu berbakat banget di bidang musik. Kami rasa kamu pasti bisa lulus tes di universitas seoul jurusan art. Kalau dapat beasiswa, kamu bisa bebas uang sekolah. Kamu hanya butuh ke Korea untuk ikut tes masuk melalui program beasiswa. Kami udah bilang ke manager, dan kami bakal mengakomodasi perjalanan kamu kesana.”
Tania mangap selebar-lebarnya.
“Karena itu, mulai sekarang raihlah cita-cita kamu. Kamu berbakat banget di bidang musik dan aku yakin banget kamu bisa masuk universitas seoul. Aku akan menjadi sunbae yang baik kok.” Kata sungmin yang emang kuliah disana sambil tersenyum. Tania menoleh ke Henry, Henry tersenyum kecil.
“Lo sih iya, tapi gue ga yakin si biang kerok bisa jadi hoobae yang baik.” Celetuk heechul.
Tania diem aja. Malah chacha yang heboh. Raut muka Farant tetep datar ga berekspresi.
“Kalian ga akan ketemu sama orang tua kalian kok. Korea kan luas banget. Lagian belum tentu mereka ada di Korea.” Kata Teukkie. Gege memang udah menceritakan semua masa lalu Tania ke member yang lain.
“Farant harus ikut kamu ke Korea. Kalian harus memulai kehidupan baru yang lebih layak di Korea. Oke?” Teukkie menepuk pundak Tania. Kini semuanya bersimpati sama Tania. Masih sangat muda tapi beban hidupnya terlalu berat. Suasana mulai melankolis.
“Ngg…” Tania berfikir keras “gimana ya? biaya hidup di Korea mahal sih. Naik taksi aja sampai lebih dari lima puluh ribu won, sama aja lima ratus ribu rupiah. Belom kalo ada tambahan dimalam hari. Sate ayam aja tujuh ribu won, atau tujuh puluh ribu rupiah. Gantungan kunci aja sepuluh ribu won atau seratus ribu rupiah. Pantesan TKI yang kerja di Korea pada betah, gajinya aja sebulan sejuta won, sama aja 10 juta rupiah. Ah aku mau ke china aja ah, biar bisa sama-sama gege oppa!” Suasana melankolis ilang seketika. Tania nyerocos ga berenti dengan nyantainya terus langsung deh nemplok ngerangkul gege. Gege bengong, Kangin cemberut. Bibirnya maju 10 senti *monyong amat*
“Ya kuliah sambil kerja, dodol! Heh kita udah berbaik hati supaya kamu bisa kuliah di Korea tau! dasar air susu dibalas dengan air tuba! *ga nyambung*” Heenim yang ngamuk ngegulung lengan bajunya. Wookie menahan Heechul yang tampangnya berubah jadi banteng sangking keselnya.
“Sabar hyung, orang sabar pantatnya lebar…” kata wookie.
“Lo ngajakin gue ribut juga?! Ngatain pantat gue lebar segala!” Wookie kena semprot.
“Ati-ati hyung, nanti hyung bisa didamprat sama penggemarnya wookie.” Shindong mengingatkan. Akhirnya Heechul diem, daripada ditimpuk sama fansnya wookie.
Tania tersenyum kecil. “Aku juga ga mau hidup terus seperti ini. Aku juga punya cita-cita. Aku berhak untuk hidup bahagia. Jadi…” Katanya dengan suara pelan dan parau.
“Jadi…?” tanya Donghae. Semua diam, menunggu kalimat selanjutnya.
“Jadi… AZA AZA FIGHTING!” Tania berteriak sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi.
“AZA AZA FIGHTING!” semua ikut berteriak keras, lalu mereka tertawa bersama.
“CAYOOO!” Gege menambahkan.
“Taniaaaaa! Curaaaang aku juga mau ikut!” Chacha sok-sok ngambeg sambil mengacak-acak rambut Tania. Member suju ketawa.
“Aaah Onnie…rambut aku berantakan nih!”
“Biasanya juga rambut kamu hancur lebur, yodongsaeng.” Celetuk Kibum yang dari tadi Cuma senyum-senyum aja.
“GYAHAHAHAHA…” Heenim yang ketawa paling kenceng karena celetukkan kibummie.
“Aku juga mau berusaha buat dapet beasiswa biar bisa kuliah di Korea! Tania, kita mesti kuliah bareng ya!” Chacha juga punya rencana buat kuliah di Korea dari dulu.
Tania langsung meluk Chacha, serasa teletubbies. “Pasti dong onnie!”
“Asyiiik aku bakal punya dongsaeng!” kata Kyu sambil mengacak-acak rambut Farant. Farant ikut ketawa*akhirnya ada ekspresinya juga*.
“Aku juga bakal punya dongsaeng!” kangin ngerangkul Tania. Tanianya sih kedemenan dirangkul Kangin.
Heecul langsung wanti-wanti, kalo di Korea si biang kerok masih ngejahilin dia, heenim bilang kalo Heebum bakal nyakar mukanya Tania sampe babak belur*seremm*, Kangin minta Tania sering-sering main di dormnya sambil senyum-senyum gatel*digaruk dong*, Henry janji ke Tania kalo dia bakal ngajarin Tania tehnik—tehnik bermain biola, Kibum bilang ke tania kalo aktingnya dia bagus dan dia disuruh ikutan kasting nanti di Korea karena aktingnya yang bagus apalagi pas akting memelas*kibum mah Cuma nyindir Tania*, Gege yang punya request kalo Tania mesti sering-sering bikinin masakan Indonesia, daaaan wejang-wejangan dari setiap member plus permintaan dari wookie untuk bantuin dia ngeberesin dorm suju*author scream: W JUGA MAUUUU!*
“Ngg… aku juga punya satu impian lagi sih.” Kata Tania.
“Apa tuh?” Zhoumi penasaran.
Tania nyengir lebar. “Aku pengen jadi member ke-10 SNSD.”
Detik kemudian semua member teriak kompakkan, “MIMPI KALEEEEE!”

THE END…
Yaaah inilah akhir dari FF buatan gue yang gaje se-gaje yang bikin gyahahaha*ketawa setan* makasih banyak yang udah baca, muhun maaf kalo ceritanya jelek, gaje n amit-amit jabang beibeh wkwkwkwk… n semoga suju bisa ke indonesia amiiiin…tp tiketnya jangan mahal-mahal huahaha…

5 responses »

  1. hwaaaaaaaaaaaaa ko tamaaaaaaaaattttttttt…..tidaaaaaaaaaak onnie masih pgn peluk2 zhoumi nich…huhuhuhu…sedih ah pisah dr sujuuuu…huhuhuhuhu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s